Menurut Kantor Berita ABNA, dua ledakan dasyhat secara beruntun terjadi di sebuah pasar kota Bagdad Irak yang menelan puluhan korban jiwa dan luka-luka pada sabtu (31/12).
Menurut laporan media setempat, ledakan kedua terjadi ketika masyarakat dan tim medis melakukan evakuasi para korban akibat ledakan bom yang pertama.
Ledakan dua bom tersebut disebutkan menggugurkan 28 orang warga sipil Bagdad dan 50 lainnya luka-luka. Diperkirakan jumlah korban jiwa akan bertambah, karena luka parah yang dialami korban yang masih sempat diselamatkan.
Kementerian dalam negeri Irak mengatakan ledakan tersebut merupakan aksi bom bunuh diri. Diduga keras pelakunya adalah anggota ISIS yang memang kerap melakukan aksi terorisme di Irak dalam beberapa tahun terakhir.



